Visitbandaaceh.com – Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh Rahmadhani menyebutkan, peringatan tsunami di Aceh kali ini selain akan dipusatkan di halaman Masjid Tgk. Chik Mahraja Gurah, Gampong Lam Geu Eu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, juga akan dihadiri Ustad Abdul Somad untuk menyampaikan Tausiyah Tsunami.

“Kita patut berbangga hati karna peringatan Tsunami tahun ini akan menghadirkan Ustad Abdul Somad dengan tema “Hikmah Kejadian Tsunami dan Semangat Membangun Aceh lebih Baik”. Semoga kehadiran UAS ini akan mengobati rindu masyarakat Kecamatan Peukan Banda yang pernah terkena dampak bencana khususnya dan masyarakat Aceh umumnya dengan serangkaian kegiatan yang akan diawali Zikir dan Doa Bersama oleh Ustad Zamhuri Ramli,” ungkap Rahmadhani.

Ada 4 tujuan utama yang ingin dicapai setiap acara peringatan gempa dan Tsunami Aceh, yaitu Refleksi, Apresiasi, Mitigasi dan Promosi. Refleksi; Kejadian Gempa dan Tsunami masa lalu sudah selayaknya menyadarkan kita betapa kecil dan tidak berdayanya manusia di hadapan kemahakuasaan Allah SWT, dan setiap kejadian bencana tersebut harus menjadi “ibrah” sebagai introspeksi diri. Apresiasi; selalu menjadi momen untuk mengenang dan berterima kasih kepada masyarakat nasional dan internasional atas segala dukungan dan solidaritas sosial dalam mendukung Pembangunan Aceh Kembali. Mitigasi; Aceh berada di daerah rawan bencana “ring of fire”, khususnya gempa dan Tsunami.

Masyarakat Aceh harus bersahabat dengan bencana dan selalui membangun budaya siaga bencana dalam upaya mengantisipasi bencana-bencana yang mungkin terjadi di masa depan, sekaligus berbagi pengalaman kebencanaan dengan masyarakat dunia, dan Promosi; Wisata Tsunami “Memory Tourism” sebagai media efektif dalam memperlihatkan kepada masyarakat global (wisatawan) tentang kekuatan, ketahanan dan ketabahan masyarakat selama Tsunami, media berbagi pengalaman bencana dengan wisatawan dan perbaikan ekonomi masyarakat melalui pariwisata.

Baca Juga  Wali Kota Banda Aceh pastikan tidak ada perayaan tahun baru

Inilah sejumlah agenda dalam peringatan 14 tahun tsunami di Aceh yang akan dihelat 26 Desember:

  • Ziarah ke Kuburan Massal Hari Rabu Pukul 07.30 Tanggal 26 Desember 2018 di Kuburan Tsunami Ulee Lheu – Banda Aceh,
  • Zikir dan Doa oleh Ust. Tgk. Zamhuri Ramli, SQ, MA, pada Hari Rabu Pukul 07.30 Tanggal 26 Desember 2018 di halaman Mesjid Tgk. Chik Mahraja Gurah, Gampong Lam Geu Eu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar,
  • Upacara Peringatan Tsunami yang akan dihadiri Plt. Gubernur Aceh, Bapak Nova Iriansyah pada Hari Rabu Pukul 09.00 Tanggal 26 Desember 2018 halaman Mesjid Tgk. Chik Mahraja Gurah, Gampong Lam Geu Eu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar,
  • Testimoni oleh saksi Tsunami dan Santunan Anak Yatim,
  • Tausiyah Tsunami oleh Ustadz Abdul Somad, Lc, MA,
  • Makan siang (Kenduri) bersama masyarakat.

Serta beberapa kegiatan pendukung lainnya juga akan digelar:

  1. 11th Aceh Int’l Workshop and Expo on Sustainable Tsunami Disaster Recovery (AIWEST-DR) 2018 | 10-12 Oktober 2018 di Unsyiah
  2. Aceh – Japan Community Art Project 2018 | 17 – 30 Desember 2018 di Museum Tsunami & Outdoo
  3. Evakuasi Mandiri | 20 – 26 Desember 2018 di Kantor BPBA
  4. A Piece of Memory | 20 – 26 Desember 2018 di Museum Tsunami Aceh
  5. Diskusi Pengurangan Risiko Bencana (PRB) – Forum PRB Aceh | 24 – 26 Desember 2018 di Museum Tsunami Aceh
Go to Source