Ilustrasi Migas. [Foto: Istimewa]

PEUREULAK – PT Medco E&P Malaka telah menyelesaikan pengeboran 10 sumur minyak dan gas di wilayah kerja Kabupaten Aceh Timur.

“PT Medco E&P Malaka telah menyelesaikan 10 pemboran dengan rincian di Kabuaten Aceh Timur,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Azhari Idris di Banda Aceh, Senin (7/1/2019).

Hal ini disampaikannya saat peresmian Kantor BPMA di Jalan Stadion H Dimurthala, Banda Aceh yang dihadiri unsur Forkompinda se-Aceh.

Ia merincikan, ke-10 sumur migas tersebut meliputi, 6 sumur non-HPHT (High Pressure High Temperature) dan 4 sumur HPHT.

“Satu dari 10 sumur itu adalah AR-1A delineation well (sumur pengembangan) merupakan sumur gas terakhir yang dibor secara vertikal sampai pada kedalaman 10,023 feet,” ujarnya.

Pekerjaan konstruksi CPP PT Medco E&P Malaka katanya, sudah mencapai 98 persen dan BPMA akan melaksanakan pengujian fasilitas tersebut pada Januari 2019.

“BPMA bersama Medco akan menguji kapasitas produksi maksimum hingga 63 juta kaki kubit per hari,” kata Plt Kepala BPMA.

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh SDM dan Hubungan Kerjasama, Dr Iskandar menyatakan, pihaknya akan melakukan pengelolaan bersama terhadap migas yang ada di laut maupun di darat.

“Pemerintah dan Pemerintah Aceh akan mengelola secara bersama migas yang ada di laut dan di darat untuk peningkatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Aceh,” imbuhnya.***

SUMBER: Antara Aceh