Visitbandaaceh.com – Pelaminan dari provinsi paling barat Indonesia itu menggusung tema kasab emas. Pelaminan ini berasal dari adat Aceh Selatan yang merupakan kolaborasi nuansa daerah dan kehidupan agamis. Kasab sendiri merupakan kerajinan benang emas di atas kain beledru dan kasab emas dalam bentuk pelaminan sering digunakan saat upacara pernikahan dan sudah berkembang serta diterapkan  di Aceh sejak abad ke-15.

Banyak makna yang tersimpan di pelaminan ini. warna dan corak kuning identik dengan warna raja diraja, merah sebagai hulubalang atau panglima, hijau sebagai ulama, sedangkan hitam sebagai warna rakyat.

Pondasi yang berbentuk segi empat sebanyak lima bagian di pelaminan itu melambangkan shalat wajib lima waktu. Kemudian susunan bantal gadang di samping kipas melambangkan pimpinan/raja yang dikawal susunan delapan buah buntun kiri dan kanan pelaminan berarti delapan lapis langit dan payung kerajaan.

Sumber : Hipwee

Foto : FB Saiful Safir