Keluarga doakan korban tsunami di Aceh

keluarga-doakan-korban-tsunami-di-aceh

Banda Aceh (Antaranews Aceh) – Keluarga korban tsunami dini hari silih berganti terus berdatangan mengunjungi kuburan massal untuk mendoakan para korban bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada Minggu 26 Desember 2004.

“Saya datang kemari untuk mendoakan keluarga yang menjadi korban tsunami,” kata Muslim usai membaca Surat Yasin di kuburan massal Ulee-lheue, Banda Aceh, Rabu.

Muslim mengaku tidak tahu dimana keluarganya dimakamkan. Namun, ia berkeyakinan kalau keluarganya dikebumikan dipemakaman umum yang baru saja dirinya kunjungi tersebut.

“Saat bencana tsunami, 10 orang keluarga tidak ditemukan jenazahnya dan saya yakin mereka dikembalikan disini semua. Ya kita mendoakan semoga Allah SWT meluaskan semua kubur para korban tsunami,” kata Muslim sembari mengusap air matanya.

Gempa bumi berkekuatan 9,2 skala richter (SR) pada pukul 07:00 WIB Minggu 26 Desember 2004 disusul dengan bencana tsunami telah meluluhlantakkan `Bumi Serambi Mekkah`.

Musibah yang menerjang provinsi paling barat Sumatera tersebut telah merenggut nyawa manusia lebih 200 ribu orang dan mereka dimakamkan secara massal di dua lokasi yakni, Ulee-lheue Banda Aceh dan di Gampong (desa) Siron, Aceh Besar.

“Musibah tsunami yang melanda Aceh 14 tahun silam harus menjadi pelajaran penting untuk kita semua agar terus mendekatkan diri kepala Allah SWT,” kata Penceramah peringatan 14 tahun tsunami di kuburan massal Ulee-lheue, Banda Aceh Tgk Samsul Bahri Ubit.

Menurut Tgk Samsul, dibalik musibah itu pasti ada Rahmat Allah yang jauh lebih besar. Untuk itu, ia mengingatkan agar para keluarga korban tsunami tidak larut dalam kesedihan.

“Kita tidak boleh larut dalam kesedihan dan mari kita mendoakan semua para korban tsunami agar Allah luaskan kuburnya dan Allah tempatkan bersama orang-orang yang shaleh,” ujar Tgk Samsul.

Baca Juga  WIEF 2016 : Indonesia Minister of Tourism Announcing Halal Tourism

Peringatan 14 tahun bencana gempa dan tsunami di kuburan massal Ulee-lheue, Banda Aceh dihadiri ratusan keluarga korban yang diisi dengan zikir dan doa bersama dipimpin Tgk H Syukri Daud Pango.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *