Guna memberikan nilai edukasi dan pengenalan terhadap bencana, puluhan pelajar di Banda Aceh ikut serta dalam kegiatan Smong Box, Kamis (12/9/2019) di Museum Tsunami Aceh.

Kegiatan yang digelar oleh UPTD Museum Tsunami Aceh nantinya akan melibatkan total 600 pelajar SMP/sederajat yang ada di Banda Aceh.

Koordinator Museum Tsunami Aceh, Hafnidar dalam sambutannya menyebutkan, kegiatan Smong box merupakan inisiatif dari pihak museum dalam rangka mengedukasikan kebencanaan kepada pelajar.

“Nama smong sendiri adalah nilai kearifan lokal yang di Aceh khususnya masyarakat Simeulue. Jadi memang kita kemas dengan program Smong box yang artinya pelajar diberikan kotak khusus untuk belajar kebencanaan dan tsunami yang telah dipersiapkan oleh tim museum,” sebutnya.

Guna memberikan nilai edukasi dan pengenalan terhadap bencana, puluhan pelajar di Banda Aceh ikut serta dalam kegiatan Smong Box, Kamis (12/9/2019) di Museum Tsunami AcehProgram Smong box ini sendiri, kata Hafni, akan berlangsung setiap hari Kamis hingga bulan November mendatang.

“Para pelajar akan mendapatkan fasilitas antar jemput dari sekolah menuju museum setiap hari Kamis hingga berakhirnya kegiatan bulan November,” jelas Hafni.

Selama di museum, peserta akan dibekali edukasi menjadi anak yang tangguh bencana secara interaktif. Mereka juga diajak untuk mengenal berbagai profesi seluruh staf yang ada di Museum
Tsunami Aceh.

“Ada banyak kegiatan yang tidak kalah seru selama acara berlangsung, para pelajar juga diberikan 2 kotak, satu berisi koleksi dan satunya kosong untuk mereka gunakan belajar di kelas,” rinci Hafni.

Pada bulan Desember mendatang, nantinya pelajar ini akan tampil kembali bersama di museum guna berbagi ide, termasuk berbagi kisah para penyintas dari keluarga dan teman mereka yang pernah terdampak bencana kepada pengunjung museum.

//Sumber