Wisatawan cruise makin gencar mengunjungi Indonesia. Kapal Pesiar Seabourn Sojourn berbendera Bahama membawa 462 wisatawan mancanegara (wisman) dan 330 kru kembali bersandar di Dermaga CT-3 BPKS Sabang, Minggu (20/1/2018) pagi.

Kapal Pesiar yang bertolak dari Phuket tersebut hampir seharian penuh di Sabang mengunjungi sejumlah destinasi yang ada di kota tersebut yang pada pukul 17.00 WIB bertolak kembali ke Srilanka.

“Sebagian sudah membeli paket wisata melalui Asia Cruise sebanyak 58 pax. Namun ada juga yang free. Mereka mengunjungi spot wisata dengan menyewa becak dan mobil rental,” ujar Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Amiruddin.

Spot wisata yang dikunjungi penumpang Kapal Pesiar Seabourn Sojourn antara lain Taman Kota, Museum Sabang, dan Snorkling di Rubiah serta mengunjungi pusat Kota, pantai Kasih dan Pantai Tapak Gajah.

“Spot-spot itu yang lokasinya tidak jauh dari Pelabuhan. Karena keterbatasan waktu, destinasi indah lainnya tidak sempat mereka kunjungi,” kata Amiruddin.

Disbudpar Aceh tidak mau menyia-nyiakan kedatangan wisatawan cruise ini. Pasar Wisata digelar di Pelabuhan CT3. Pasar ini memfasilitasi para pelaku usaha souvenir dengan menyediakan booth-booth tempat jualan, panggung hiburan dan penampilan seni.

“Sebab kedatangan kapal-kapal pesiar ini dari dulu memberikan dampak perekonomian bagi masyarakat. Sehingga pasar ini kami dirikan juga untuk memberikan hiburan dan kesan yang menyenangkan,” jelas Amiruddin.

Amiruddin mengungkapkan, selain Kapal Pesiar Seabourn Sojourn, Sabang bakal disambangi banyak Kapal Pesiar lainnya tahun ini. Dari catatan perizinan, bakal ada 9 kapal pesiar yang akan datang.

Di antaranya Seabourn Soujourn 450 penumpang 330 kru, Seven Seas Mariner 708 penumpang 445 kru, Albatros 850 penumpang 340 kru, Europa 408 penumpang 285 kru, dan Azamara Quest 698 penumpang 373 kru.

Baca Juga  Hukum Tanggapan PT Mifa Bersaudara Terkait Laporan Ketua DPRK Aceh Barat

Kemudian ada juga Seabourn Encore dengan 600 penumpang, Boudicca 880 320 kru, Marella Discovery 1.820 penumpang, dan Seabourn Ovation dengan 600 penumpang.

“Jumlah kapal yang datang kemungkinan akan bertambah lebih dari 10 kapal. Karena pengajuan izin sandar masih terus berjalan,” pungkas Amiruddin.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, wisata bahari Indonesia akan terus dimantapkan. Infrastruktur terus dibangun dan regulasi pun ikut disederhanakan. Khusus kapal pesiar dan yacht, sistem satu pintu atau pendaftaran daring menjadi kunci dalam peningkatan layanan.

“Izin kapal pesiar yang ingin melakukan kunjungan ke wilayah Indonesia saat ini kian mudah, termasuk singgah untuk berwisata. Perusahaan kapal pesiar cukup dengan mengisi formulir secara online,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya berharap, cruise dan yacht semakin banyak yang mampir ke perairan Indonesia. Agar mereka bisa menikmati baris pantai kita kedua terpanjang di dunia, terumbu karang terbaik di dunia dan diving serta snorkeling site terbaik dunia di Indonesia.

“Dan tentu saja membelanjakan uangnya ke Indonesia,” pungkas Arief Yahya.